in Klinik

Raspberry Pi 2 DSLR Remote Shutter Release

Sesuai janji saat baru mendapatkan Raspberry Pi 2, saya akan cerita bagaimana membuat remote shutter release menggunakan raspi ini. DSLR yang digunakan adalah Nikon D90, menggunakan kamera lain mungkin saja tidak berhasil, sila periksa model apa saja yang kemungkinan besar berhasil.

Kenapa shutter release? Dengan shutter release fotografer dapat beberapa manfaat, seperti bisa swafoto dan menghindari goncangan pada kamera, yang umumnya terjadi saat kamera dipegang (oleh manusia) dan shutter speed diset pada nilai rendah.

Shutter release sendiri ada 3 jenis:

  • Dengan kabel, kekurangannya adalah ‘siapa yang butuh kabel saat ini? semua harus wireless! wireless!’
  • Infrared, sayangnya tidak semua kamera mendukung infrared, selain karena jarak maksimal hanya sekitar 5 meter.
  • Wireless, ini istilah yang aneh juga, toh infrared juga wireless. Di era sebelum ini, kamera harus dipasang receiver untuk dapat menggunakan wireless shutter speed dan mahal set perangkatnya, inilah yang disasar disubstitusikan oleh apa yang kita bahas sekarang. Ternyata rerata kamera (DSLR) sekarang sudah melengkapi perangkatnya dengan fitur ini, tinggal aktifkan di kamera, connect dengan gawai, lalu shutter dapat diakses nirkabel, persis yang dilakukan oleh kamera aksi.

Wireless shutter release dengan raspi ini dimainkan di lapangan raspbian dan gol indah tercipta melalui umpan lambung akurat gphoto2 yang kemudian dilanjutkan dengan tendangan voli oleh php. Siapa manager di balik permainan indah ini? Adalah Blaize, yang meramu taktik menawan yang dapat memadukan dua pemain kunci ini menjadi padan. Jangan lupakan agen bernama Gonzalo Cao Cabeza de Vaca yang membawa gphoto2 dapat berlaga di raspbian.

Dalam sistem ini, kalau boleh dikatakan sebagai sistem, Raspberry Pi 2 bertugas untuk:

  • Menjadi Access Point, agar gawai dapat melakukan koneksi nirkabel. Salah satu petunjuk agar raspi menjadi AP ada di sini.
  • Menyajikan antarmuka web, yang diakses melalui gawai.
  • Mengirim perintah pada kamera untuk memicu shutter.

Diagram dan flowchart sebagai berikut.

Diagram Sistem

Diagram Sistem

Flowchart

Flowchart

Cukup bualannya, mari dimulai meramu wireless shutter release a la raspi.

  1. Instalasi gphoto2, di raspi paling mudah menggunakan bantuan mas Gonzalo.

  1. Instalasi PHP5.

  1. PHP Script sebagai antarmuka sistem.

  1. Masuk ke direktori berisi PHP script yang akan jadi antarmuka.

  1. Eksekusi PHP script, menjadikan raspi sebagai peladen.

Setelah instalasi, selanjutnya cukup menjalankan langkah 4 dan 5 untuk menggaktifkan sistem.

Melalui gawai, atau komputer, arahkan peramban ke alamat 0.0.0.0:8000. Angka 0.0.0.0 dapat diganti dengan ip raspi, misal 192.168.0.106. Begini hasilnya jika tampil pada gawai. (Foto dari postingan agan Blaize, sang kreator).

Antarmuka

Antarmuka

Hasilnya seperti ini.

Tidak sulit amat, hanya agak kecewa karena ternyata DSLR sekarang sudah dilengkapi dengan fitur ini. Mwahahaha.

Salam.

Lebih lanjut:

https://www.maketecheasier.com/set-up-raspberry-pi-as-wireless-access-point/

http://techlife.blaize.net/2014/04/20/gphoto-webui-a-php-web-ui-for-gphoto2/

https://github.com/gonzalo/gphoto2-updater

Write a Comment

Comment

Webmentions

  • Mainan Baru, Raspberry Pi 2 – aansubarkah

    […] Oya, wifi adapter langsung dikenali sistem, jadi langsung bisa dipakai, bahkan bisa disetting jadi Access Point. Kesempatan selanjutnya saya tunjukkan bagaimana raspi jadi Shutter Release untuk DSLR. […]